Kode Etik Pendidik
Diposting tanggal: 18 Januari 2012

Kode Etik Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  1. Pendidik berperilaku secara profesional dalam melaksanakan tugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi proses pembelajaran.
  2. Pendidik menjalin hubungan dengan peserta didik dilandasi rasa kasih sayang dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan fisik yang di luar batas kaidah pendidikan.
  3. Pendidik menjunjung harga diri, integritas, dan tidak sekali-kali merendahkan martabat peserta didiknya.
  4. Pendidik bertindak dan memandang semua peserta didiknya secara adil.
  5. Pendidik berusaha membina hubungan dengan kerjasama yang efektif dengan dan efisien dengan orang tua/wali siswa dalam melaksanakan proses pendidikan di SMP Negeri 1 Sikur.
  6. Pendidik menjalin komunikasi dan kerjasama yang harmonis, efektif dan efisien dengan masyarakat untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan di SMP Negeri 1 Sikur.
  7. Pendidik saling membimbing antar sesama rekan sejawat.
  8. Pendidik tidak menggunakan hubungan dan tindakan profesionalnya kepada peserta didik, orang tua/wali dengan cara-cara melanggar norma sosial, kebudayaan, moral dan agama.
  9. Pendidik tidak menggunakan hubungan dan tindakan profesionalnya kepada peserta didik, orang tua/wali untuk memperoleh keuntungan-keuntungan pribadi.
  10. Semua Pendidik SMP Negeri 1 Sikur dilarang untuk mengkordinir maupun melakukan penjualan buku baik langsung  maupun tidak langung.
  11. Semua Pendidik dilarang menarik dana dari peserta didik untuk pengadaan soal ulangan harian.
  12. Semua Pendidik dilarang memungut biaya dari peserta didik untuk biaya tambahan pelajaran (Les).
  13. Tenaga kependidikan dilarang untuk menjual buku kepada siswa baik langsung maupun tidak langsung.
  14. Tenaga kependidikan dilarang mengkordinir penarikan dana untuk pengadaan tambahan pelajaran / les.
  15. Pendidik dan tenaga kependidikan dilarang untuk melakukan perbuatan asusila yang dapat mencemarkan nama baik sekolah.
  16. Pendidik dan tenaga kependidikan dilarang melakukan perselingkuhan kedekatan hubungan lain jenis baik dilingkungan sekolah maupun di luar sekolah yang dapat mencemarkan nama baik sekolah.
  17. Pendidik maupun tenaga kependidikan dilarang memberitahukan kepada pihak luar hasil keputusan rapat yang menyangkut kenaikan kelas maupun ujian sebelum pengumuman resmi.